24/7 Support number 0811-996-6078

Paket Umroh Desember 2018 Meraih Berkah Allah Akhirussanah


Paket Umroh DesemberTanggalKeterangan
8 dan 15 Desember 2018Rp 20.5 JutaFree Perlengkapan, Handling & Asuransi.
Umroh Hemat01 Des 2018
Umroh Reguler6 Des, 8 Des, 13 Des, 15 Des, 20 Des, 22 Des, 23 Des, 27 Des, 30 Des
Umroh Plus Turki-
Umroh City Tour Turki2 Des, 5 Des
Umroh Landing Madinah25 Des

Penawaran Terbaik !!!
Segera Daftar.... Seat Sangat Terbatas....
Umroh di High Season (Desember) Hanya Rp 20.5 Juta (All - In)

Jangan Lewatkan Kesempatan Emas Ini....

Segera Hubungi CS Kami Hot Info 0811-996-6078


Semua jadwal keberangkatan bulan Desember ini merupakan program Jadwal Biaya Umroh Promo di tahun 2018 yang biayanya sangat Rasional. Perbedaan harga / biaya antara program dihitung berdasarkan perbedaan fasilitas di Tanah suci baik di Madinah maupun di Mekkah. Untuk Pesawat, kami berangkatkan dengan pesawat yang sama dan tanggal yang sama dengan menggunakan maskapai Saudia Airline.

Mulai RP 20.500.000


Umroh Desember 2018, adalah umroh yang spesial. Karena cuaca di tanah suci sangat sejuk dan merupakan bulan terakhir di perhitungan tahun masehi. Bulan ini memiliki daya tarik sendiri, terutama pada keberangkatan di akhir Desember. Karena berbarengan dengan penutupan tahun masehi.
Itinerary / Rencana Perjalanan Umroh  9 Hari (Itinerary Secara Umum)
Hari ke-1 : Jakarta – Jeddah – Madinah

  • Seluruh Jamaah, tiba dan berkumpul di Terminal Bandara International Soekarno Hatta, 4 Jam sebelum keberangkatan. Setelah siap, Rombongan berangkat menuju Jeddah / Madinah (sesuai paket) dengan Pesawat yang sudah ditentukan. Tiba di Jeddah, setelah proses imigrasi selesai, perjalanan dilanjutkan menuju Madinah dengan bus. Perjalanan memakan waktu + 6 jam. Selama diperjalanan, Bus akan berhenti satu kali di Rest Area. Kesempatan ini dapat digunakan oleh Jamaah untuk Shalat, Makan atau ke Toilet. Lanjut perjalanan menuju Madinah, setelah sampai di hotel, check in dan istirahat.
  • Point pertemuan di Bandara Jakarta akan ditentukan pada saat Manasik Umroh. Apakah di Restaurant, Lounge atau di Lounge Umroh.
Hari ke-2 : Madinah
  • Setelah makan malam atau 21.00 Waktu KSA, Ziarah ke Makam Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam dan kedua sahabatnya Radiallahu Anhum.
  • Memperbanyak Ibadah,  sholat fardhu berjama’ah, berdzikir, berdo'a, shalawat serta ibadah sunnah lainnya di Masjid Nabawi.
  • Karena baru tiba di Madinah Al-Munawaroh. Mohon Jamaah Tetap menjaga kondisi badannya. Perbanyak Istirahat, karena masih banyak Agenda yang harus dilaksanakan pada hari-hari berikutnya. Jangan lupa untuk Makan di Hotel, karena waktu Makan adalah terbatas. Jangan sampai Jamaah kehabisan Makanan. Juga perbanyak minum Air Zamzam. Jika cuaca dingin jangan dikira tubuh tidak memerlukan cairan. Minumlah Air Zamzam secara berkala, agar tubuh tidak dehidrasi.
Hari ke-3 : Madinah
  • Bangun pagi sekitar pukul 03:00, lalu langsung ke Masjid untuk menunaikan shalat Tahajud, berdzikir dan Shalat Shubuh berjamaah. Lalu segera kembali ke Hotel untuk sarapan. Setelah sarapan pagi atau sekitar Pukul 07.00 pagi waktu KSA, dilanjutkan dengan Ziarah Madinah antara lain: Makam Baqi, Masjid Quba, Masjid Jum’ah, Masjid Qiblatain, Masjid Tujuh, Jabal Uhud dan Pasar Kurma.
  • Melaksanakan sholat fardhu berjamaah serta memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi.
  • Jannatul-Baqī‘ (bahasa Arab: جنة البقيع) adalah pemakaman utama yang terletak di Madinah, Arab Saudi, berseberangan dengan Masjid Nabawi di mana Nabi Muhammad dimakamkan. Di pemakaman ini banyak terdapat keluarga serta sahabat Nabi Muhammad yang dikuburkan.
  • Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah saw. pada tahun 1 Hijriyah atau 622 Masehi di Quba, sekitar 5 km di sebelah tenggara kota Madinah. Dalam Al Qur'an disebutkan bahwa masjid Quba adalah mesjid yang dibangun atas dasar takwa (Surat At Taubah:108).
  • Ziarah Madinah ini dilakukan pada pagi hari, dengan target bahwa sampai ke Masjid Nabawi mengejar Shalat Dzuhur berjamaah. Oleh karena itu, para jamaah harus disiplin waktu pada ziarah ini. Karena yang utama dan paling utama pada Rihlah ini adalah Ibadah di Tanah Suci.
Hari ke-4 : Madinah – Makkah
  • Sekitar Pukul 10.00, bersiap-siap untuk berangkat ke Mekkah guna melaksanakan ibadah Umroh, kemudian mampir di Bir Ali untuk ambil miqot. Tiba di Makkah check in hotel untuk meletakkan barang bagasi dan makan malam. Setelah selesai, berkumpul di lobby untuk melaksanakan Umroh (Thawaf, Sai dan Tahallul).
  • Kembali ke hotel untuk istirahat dan atau memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.
  • Malam sebelumnya, setelah makan malam. Diadakan Briefing dalam rangka persiapan keberangkatan ke Mekkah. Briefing ini tempatnya di Hotel. Membahas ulang (Refresh) teori mengenai Ibadah Umroh (Thawaf, Sa'i dan Tahalul). Dan membahas hal-hal teknis lainnya terkait barang bawaan, kondisi Mekkah dan lain-lain. 
Hari ke-5 : Makkah
  • Melaksanakan Shalat Fardhu berjamaah dan memperbanyak ibadah sunnah di Masjiidl Haram.
  • Utamakan untuk Shalat Fardhu di Masjid, jangan di Hotel. Pada Hari setelah melakukan Umroh yang Pertama, mayoritas para jamaah mengalami rasa Capek yang luar biasa. Karena ibadah umroh itu adalah ibadah fisik dan sebelumnya melakukan perjalanan darat kurang lebih 5 jam (Madinah - Mekkah) yang juga cukup melelahkan. Oleh karena itu, jamaah sangat disarankan untuk tetap menjaga kondisi badannya agar tetap Fit. Karena masih banyak agenda yang harus dijalankan saat di Kota Suci Mekkah. Kondisi Lelah ini, diharapkan tidak menyurutkan semangat untuk melakukan Umroh yang ke-dua. Sesuai pengalaman kami, umroh kedua itu tidak akan terasa melelahkan (jika dibanding umroh pertama)  
Hari ke-6 : Makkah
  • Bangun pukul 03:00, bersuci dan langsung ke Masjid. Shalat Tahajud, Ibadah sunnah lainnya sampai Shalat shubuh Berjamaah
  • Setelah itu kembali ke Hotel untuk sarapan atau Pukul 07.00 KSA Ziarah ke Jabal Tsur, Padang Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina, Jabal Nur (Gua Hira) & ambil miqat di Ji’ranah untuk melaksanakan Ibadah Umroh kedua (Tawaf, Sai dan Tahallul).
  • Ibadah Umroh yang ke-dua ini boleh diikuti oleh jamaah, boleh juga tidak ikut. Umroh yang ke-dua ini masih difasilitasi oleh Travel. Bus dan Pembimbingnya. Sekali lagi, dalam city tour di kota Mekkah ini, jamaah harus disiplin dengan waktu yang sudah dijadwalkan oleh travel. Terutama saat mengunjungi Jabal. Dan jamaah disarankan agar dapat menahan diri untuk berbelanja agar waktu yang sudah di cadangkan menjadi efektif. Agar juga dapat shalat Dzuhur berjamaah di Masjidil Haram
Hari ke-7 : Makkah
  • Melaksanakan shalat fardhu berjamaah, dan memperbanyak ibadah sunnah di Masjidil Haram.
  • Jika ada Jamaah yang ingin melakukan Umroh yang Ke-Tiga. Maka prosesi Umrohnya tidak difasilitasi oleh Travel. Namun Jamaah wajib untuk Melapor. Dan tidak disarankan untuk berangkat sendiri. Harus berkelompok. Alangkah lebih baik jika Tour Leader atau Muthowwif dapat ikut serta. Umroh ke tiga ini, biaya transportasi di bebankan kepada jamaah itu sendiri. Dan pada saat prosesi umrohnya tidak lagi dibimbing oleh Muthowif (kecuali memang dapat dikondisikan).
Hari ke-8 : Makkah – Jeddah – Jakarta

  • Setelah sarapan pagi atau jam 07.00, melaksanakan tawaf wada, kemudian pukul 13.00, Rombongan bersiap-siap untuk berangkat menuju Jeddah untuk City Tour.
  • Tiba di Jeddah, City Tour ke Makam Siti Hawa, Laut Merah dan Masjid Terapung. Setelah itu bersiap- siap untuk berangkat ke Tanah Air.
Hari ke-9 : Jakarta
  • Insya Allah Tiba di Bandara Soekarno – Hatta  dengan selamat. Dengan mengucapkan Alhamdulillah Kita sampai di Tanah Air. Terima kasih telah mempercayakan Kepada Travel Kami sebagai agen perjalanan anda. Semoga Ibadah Umroh kita Maqbul. Amin.
Persyaratan Umroh
  1. Passport yang masih berlaku (min 7 bulan sebelum keberangkatan) dan nama di dalam passport minimal 3 suku kata contoh: "Muhammad Syahril Kadim". 
  2.  Buku Vaksin Meningitis. 
  3.  KTP (Scan / FotoCopy). 
  4.  Buku Nikah bagi suami istri yang berpergian (Fotocopy / Scan). 
  5.  Akte Lahir bagi yang membawa putra/i (Fotocopy / Scan). 
  6.  Pas Photo ukuran 4x6 = 4 lbr (Latar Belakang Putih). 
  7.  Dokumen sudah kami terima minimal 2 Minggu sebelum keberangkatan. 
  8.  Membayar DP Rp 7 Juta. 
  9.  Visa Progressive ditanggung Jamaah. 
  10.  Biaya Passport dan Buku Meningitis menjadi Tangungan Calon Jamaah.
Al Hijaz merupakan mitra perjalanan ibadah Anda. Paket Umroh Desember 2018 merupakan Paket Umroh spesial karena banyak digemari oleh calon jamaah dari seluruh dunia. Apakah Anda sudah merencanakan jadwal umroh di bulan ini? Jika Iya, Alhamdulillah Al-Hijaz siap membantu dalam perjalanan Ibadah Umroh Anda di bulan Desember ini. Kami sudah berpengalaman mengantarkan Jamaah Umroh maupun Haji setiap tahunnya. Kami mengawal Anda dan memberikan pelayanan terbaik mulai dari keberangkatan Jakarta - Madinah - Mekkah - Jeddah hingga sampa Jakarta kembali.

INFO 0811-996-6078

Segera Hubungi Kami untuk mendapatkan Informasi Detail tentang Umroh di bulan Desember 2018. Jangan sampai kehabisan Seat.
.: Sekapur Sirih Manasik Umroh Desember :. 

Alhamdulillah, Segala puji hanya bagi Allah SWT yang telah memberi kita petunjuk sehingga kita mendapatkan waktu untuk menjadi Dhuyufullah dan Dhuyufurrasul melalui Ibadah Umroh yang akan kita laksanakan di bulan Desember 2018. Di Manasik Sekapur Sirih sebelumnya kita membahas Rukun dan Wajib Umroh dan Haji dan persyaratan orang yang melakukan Badal Haji atau Umroh.

Disini kita akan melanjutkan pembahasan tentang Rukun-rukun secara lebih detail lagi. Penjelasan Rukun-rukun Haji / Umroh. Niat Ihrom. Yang dimaksud dengan Niat Ihrom adalah niat masuk untuk mengerjakan Ibadah Haji / Umroh atau kedua-duanya sekaligus, jika dia sudah berniat maka haram atasnya melakukan segala yang dilarang dalam masa Ihrom, seperti memakai wewangian, yang mana sebelumnya boleh dilakukan, oleh karenanya dinamakan Niat Ihrom.

Seseorang yang ingin berihrom setelah memasuki Miqot, hendaknya mengenakan pakaian ihrom terlebih dahulu. Bagi laki-laki yaitu memakai dua helai kain yang tidak berjahit, sehelai untuk menutupi auratnya (antara pusar dan lutut) dan sehelai yang lain digunakan sebagai selendang dan sunnah memakai dua helai kain warna putih. Sedangkan perempuan, pakaian ihrom itu harus menutupi semua auratnya kecuali muka dan dua telapak tangan, sebagaimana dipakai diwaktu shalat. Sunnah-sunnah sebelum Ihrom.

Perkara yang disunnahkan sebelum niat Ihrom adalah sebagai berikut:
Memotong kuku, mencabut bulu ketiak atau mencukurnya, mencukur bulu kemaluan dan meratakan kumis. Mandi dengan niat Sunnah Ihrom. Memakai pakaian Ihrom Putih yang baru atau bersih. Memakai minyak rambut dan wewangian, lebih hati-hati wewangian itu digunakan di tubuhnya saja, tidak dipakaian. Setelah mengerjakan perkara-perkara diatas, maka disunnahkan melakukan Sholat sunnah Ihrom pada waktu-waktu yang tidak diharamkannya sholat, pada raka'at pertama setelah Fatihah membaca surat Al-Kafirun dan pada raka'at kedua membaca surat Al-Ikhlas, lebih afdol dilakukan di masjid. Membaca Talbiah setelah berniat Ihrom, yang Afdol Niat Ihrom dilakukan ketika kendaraannya akan berangkat, adapun bagi orang yang bermukim di Mekkah maka yang Afdhol baginya adalah berniat Ihrom dari pintu rumahnya kemudian masuk Masjid Harom dan bertawaf Wada', kemudian berangkat. Dalam melafadkan niat dan Talbiah hendaknya dengan suara yang pelan, kemudian membaca kalimat Talbiah dengan sempurna.

Jika dilakukan oleh laki-laki hendaknya dengan suara yang keras, tetapi jika dilakukan oleh seorang perempuan maka hendaknya membaca dengan suara pelan. Kemudian memasuki Masjidil Haram untuk melakukan Thawaf. Tawaf adalah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan syarat-syarat sebagai berikut: Suci dari hadats besar dan kecil, jika berhadats ketika bertawaf maka dia harus bersuci lagi kemudian meneruskan tawaf nya mulai dari tempat dia berhadats. Suci dari najis pada pakaian, badan dan tempat tawaf, maka tidak sah tawaf orang yang tidak suci dari najis dalam hal tersebut.

Menutup aurat sebagaimana didalam shalat, maka tidak sah tawaf orang yang terbuka auratnya. Memulai tawaf dari sudut Hajar Aswad, jika dimulai dari sudut lain maka tidak dihitung satu putaran, sampai dia melewati sudut Hajar Aswad. Berniat Tawaf jika Tawaf Qudum, Tawaf Nadzar, Tawaf Sunnah atau Tawaf Wada', dan tidak wajib berniat pada tawaf Haji dan Umroh. Menjadikan Ka'bah selalu disebelah kiri di saat Tawaf dan berjalan kedepan, jika bertawaf tidak menjadikan Ka'bah di sebelah kirinya karena terdorong, maka dia wajib kembali ke tempat dia terdorong dan mengulanginya dari tempat tersebut.

Mengelilingi Ka'bah dengan tujuan Tawaf, maka tidak sah jika Tawafnya bertujuan untuk mencari istrinya dan lain-lain. Tawaf harus tujuh putaran dengan yakin, jika dia ragu bertawaf tujuh atau enam, maka dia harus memilih yang diyakininya yaitu yang paling sedikit, dan seperti contoh diatas dia harus menambah satu putaran lagi, karena yang diyakini adalah enam putaran, serta tidak boleh mendengar perkataan orang lain, kecuali jika diberitahu oleh sejumlah orang yang tidak mungkin mereka berbohong, maka dia harus mengambil perkataan mereka. Tawaf dilakukan di dalam masjidil harom dan diluar bagian Ka'bah, maka tidak sah jika tawafnya diluar Masjid atau bertawaf melewati Hijir Ismail.

Jadwal Umroh Lainnya
  1. Paket Umroh Januari 
  2. Umroh Plus Turki
  3. Umroh Ramadhan
  4. Paket Umroh Hemat 

Hubungi Kami

RESERVASI SEKARANG

Call / Message / WhatsApp :
+62811-996-6078